Dari JAKARTA Hingga JALUR GAZA

Membicarakan Palestina tidak akan pernah tuntas karena begitu pelik dan penuhnya makar yang terlibat didalamnya. Penjajahan yang dilakukan oleh zionis pun tak ada yang terlewatkan dimulai dari HAM, anak-anak, kesehatan, sosial politik, pemerintahan, ekonomi, geografi, religi, media, fashion, life style, hingga produk rumah tangga, kesemuanya idominasi oleh zionis, tidak hanya di Palestina tetapi juga di negara kita sendiri Indonesia. Pembantaian yang dilakukan zionis Israel takkan pernah berhentisamapai Palestina menyerah kepada Israel tapi hal itu hanyalah mimpi yang takkan menjadi realita.

Usaha-usaha zionis Israel dalam menguasai dunia ampir sempurna, hanya satu yang tak biasa dikuasai oleh mereka yakni keimanan umat Islam dalam berukhuwa membela saudara seiman. Indonesia yang penduduknya sebagian besar adalah umat Islam sudah membuktikan bentuk kepeduliannya kepada rakyat Palestina dan hal tersebut disadari oleh masyarakat internasional. Contoh pembuktian perjuangan rakyat Indonesia terhadap Palestina antara lain dari tahun ke tahun selalu adanya aksi-aksi solidaritas terhadap Palestina dengan mengadakan penggalangan dana dimulai dari ormas-ormas Islam, partai politik, organisasi kemahsiswaan bahkan hingga pelajar seperti di tahun 2003 Indonesia mampu menyumbang dana kepada Palestina sebesar 107.250 US dollar untuk membantu pengungsi Palestina, kemudian di tahun 2005 dengan aksi “One Man One Dollar to Save Palestine” juga dapat memberikan sumbangan kepada bangsa Palestina sekitar 2 milyar rupiah. Dalam kencah politik, pemerintah Indonesia pun telah berkontribusi seperti dukungan Indonesia kepada Mahkamah Internasional yang menyatakan Tembok Israel illegal pada bulan Juli 2004, Indonesia mengutuk keras terhadap pembunuhan pemimpin HAMAS pada Maret 2004. Indonesia mengakui HAMAS sebagai pemenang pada Pemilu Palestina. Indonesia juga mengutuk Israel dalam agresinya ke Lebanon dan Palestina pada September lalu, bahkan Indonesia mengirimkan pasukan Garudanya pada akhir Oktober setelah lebaran. Tak hanya terbatas itu saja, kontribusi Indonesia lainnya antara lain dibentuknya organ khusus oleh Majelis Ulama Indonesia yang secara spesifik membahas permasalahan Palestina yakni KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina) yang dikukuhkan September 2004 lalu. Dari segi intelektualitas, mahasiswa Indonesia cukup sering menggali dan membahas permasalahan Palastina seperti yang dilakukan oleh Salam Universitas Indonesia di tahun 2005 dengan mengadakan Simposium Internasional yang mengupas nabis permasalahan Palestina dimulai dari sejarah, intrik zionisme, pandangan masyarakat internasional, hingga kontribusi apa yang kemudian aksi-aksi simpatik, kajian-kajian kecil Palestina di berbagai fakultas dan universitas.

Begitu banyak bentuk-bentuk kontribusi yang mungkin kita kurang menyadari bahwa hal itu adalah bermakna misalkan dengan memasang kalender Palestina di rumah atau kost, menggunakan pin atau jaket Palestina, membuat tulisan atau opini mengenai Palestina, atau sekedar sedikit membahas Palestina kepada teman yang kebingungan dengan bertanya “emangnya, ada apa di Palestina?”. Sungguh dari hal-hal yang kecil kita berikan, dapat menjadi sebuah kontribusi besar yakni doa yang signifikan membantu saudara kita Palestina tetap bertahan dari serangan zionis laknatullah. Jadilah pilar yang sering terabaikan keberadaannya tetapi menguatkan.

Dunia internasional menyoroti usaha-usaha kita dalam berukhuwah, mereka memberikan apresiasi terhadap bangsa Indonesia dengan pornografi-pornoaksi, smackdown, kebodohan, radikalisme, pluralisme, dll. Kepedulian terhadap Palestina tidak berarti mengabaikan kepedulian kita terhadap bangsa Indonesia dengan segala kerumitan ujian dan cobaannya, melainkan beriringan karena Indonesia Palestina adalah sama-sama bumi Allah yang patut kita perhatikan, jangan pernah berhenti berjuang karena ‘mereka’ pun tak kenal henti…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s